Prof. Dr. Muhadjir Effendi, MAP, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Menjadi Mendikbud RI Kabinet Jokowi

1468654283-aee582f005cc225e32a6d46bd9804a45_004

Muhadjir Effendy menjadi rektor kelima Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mulai tahun 2000.  Muhadjir merupakan seorang sosiolog yang ahli di bidangmiliter dan sekaligus sebagai intelektual muslim.  Karier di UMM diawali sebagai karyawan honorer, dosen, dan kemudian mulai menjabat sebagai Pembantu Rektor III sejak tahun 1984 pada saat rektor dijabat oleh Prof.Malik Fadjar, M.Sc.. Pada tahun 1996, dia dipercaya oleh UMM menjadi Pembantu Rektor I dan berakhir pada tahun 2000 saat dia terpilih menjadi rektor.  Selain mengajar di Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM, Muhadjir juga sebagai dosen tetap di Fak. Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Malang (UM).

Selain mengabdikan diri di bidang pendidikan, Muhadjir juga dikenal sebagai seorang kolumnis yang banyak menyoroti masalah agama, pendidikan, sosial, politik dan juga tentang kemiliteran.  Kemampuannya menulis esai didasari oleh pengalaman sewaktu mahasiswa sebagai seorang wartawan yang membidani lahirnya ”Komunikasi”, koran kampus di tempatnya kuliah dan mengajar  (UM) dan koran kampus Bestari di UMM.  Kegiatan sosial banyak dilakukan dengan perannya sebagai pengurus Muhammadiyah mulai tingkat ranting hingga PP   PP Muhammadiyah.  Selain itu juga dipercaya menjadi salah satu anggota Badan Narkotika Nasional, Pendekar Tapak Suci, Pengurus HMI, Dewan Penasehat Asosiasi Wartawan Indoensia wilayah Malang Raya, dan bahkan sempat mengabdikan di bidang politik sebagai salah satu Ketua di Dewan Pakar Golkar daerah Malang.

Muhadjir Effendy dilahirkan di Madiun, tanggal 29 Juli 1956, putra ke-6 (dari 9 bersaudara) dari Bpk. Soeroja dan Ibu Sri Soebita.  Kedua orang tuanya telah wafat beberapa tahun lampau.  Semasa hidup, ayahnya mengabdikan diri sebagai guru madrasah, kepala desa, aktif di partai politik Masyumi dan berdedikasi di bidang kesenian tradisional sebagai seorang dalang wayang kulit.  Setelah menempuh pendidikan formal mulai SD hingga PGAN 6 tahun di daerah asalnya, Muhadjir kemudian melanjutkan kuliah di IAIN Malang dan memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) tahun 1978.  Selanjutnya dia menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana di IKIP Negeri Malang (sekarang UM) tahun 1982.  Pendidikan strata 2 diselesaikan di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar MagisterAdministrasi Publik (MAP) tahun 1996.  Tahun 2008, Muhadjir berhasil menyelesaikan pendidikan strata 3 pada Jurusan Ilmu-ilmu Soaial dan memperoleh gelar doktor bidang sosiologi militer di Program DoktorUniversitas Airlangga.  Selain pendidikan formal, dia juga beberapa kali mengikuti kursus di luar negeri, antara lain di National Defence UniversityWashington DC (1993) dan di Victoria University, British Columbia, Canada (1991).

Semasa kuliah, Muhadjir menekuni profesi sebagai wartawan di beberapa koran, antara lain:  Komunikasi(koran kampus IKIP Malang) sejak tahun 1982, koran Bestari UMM (1986), majalah Semesta Surabaya (1979-1980), koran Warta Mahasiswa (Dirjen Dikti) 1978-1982, koran Mimbar Univ. Brawijaya (1978-1980), dan Mingguan Mahasiswa (Surabaya) pada tahun 1978.  Hingga sekarang, dia masih aktif menulis berbagai artikel di beberapa koran lokal, regional Muhadjir juga sudah menulis banyak buku, antara lain: Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan bersama Prof. H.A. Malik Fadjar, M.Sc. (1989), Bunga Rampai Pendidikan (1992), Masyarakat Ekuilibrium:Meniti Perubahan dalam Bingkai Keseimbangan (2002),Pedagogi Kemanusiaan: Sebuah Refleksi (2004), Profesionalisme Militer: Profesionalisme TNI (2008), dan lain-lain.  Pada buku terakhirnya ini, Muhadjir menguraikan tentang profesionalisme militer, khususnyaTNI, setelah era reformasi.

Muhadjir Effendy yang menikah dengan Suryan Widati, SE.,MSA.,Ak. (dosen Poltek Negeri Malang) kini dikaruniai dua orang putra: Muktam Roya Azidan (Zidan) yang lahir pada 9 Maret 2005 dan Senoshaumi Hably (lahir 9 Oktober 2006)

 

Editor : Akhlanudin

0