AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS PADA MINYAK GORENG CURAH KELAPA SAWIT

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS PADA MINYAK GORENG CURAH KELAPA SAWIT

Antioxidant Activity of Mangosteen Rind Extract in Crude Palm Oil

Authors : Onny Juliza Dwi Saputri dan Any Guntarti

Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta

Naskah diterima tanggal 8 April 2014

ABSTRACT

Mangosteen rind contains polyphenol compounds called xanthone which has activity as antimicrobial, anticancer, antioxidant and cytotoxic. The purpose of this study was to determine the effect of xanthone compound of mangosteen peel extract as a natural antioxidant in Crude palm oil to determine the differenc on peroxide, iodine and acid numbers of the oil before and after the addition of extract and the effect of heating times on peroxide, iodine and acid numbers of Crude palm oil. The study was conducted by using a variation of heating times. Mangosteen rind macerated using ethanol, ethyl acetate and hexane. Xanthone compound in mangosteen peel was undetectable by GC – MS. Peroxide, iodine and acid numbers in crude palm oil before and after the addition of the extract had significant difference. Heating times affect peroxide, acid and iodine numbers. The longer heating process, the greater the number of peroxide and acid number increased while the iodine number is getting smaller.

Keywords : mangosteen peel, antioxidants, peroxide, iodine number, acid number

ABSTRAK

Kulit buah manggis mengandung senyawa polifenol yaitu xanton yang berfungsi sebagai antimikroba, antikanker, antioksidan dan sitotoksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek senyawa xanton ekstrak kulit buah manggis sebagai antioksidan alami pada minyak goreng curah kelapa sawit, mengetahui perbedaan bermakna bilangan peroksida, angka iod dan angka asam antara minyak sebelum dan setelah penambahan ekstrak serta mengetahui pengaruh lama pemanasan terhadap bilangan peroksida, angka iod dan angka asam minyak goreng curah dengan variasi lama pemanasan. Kulit buah manggis dimaserasi dengan menggunakan pelarut etanol, etil asetat dan heksan. Senyawa xanton dalam kulit buah manggis tidak terdeteksi dengan GC-MS. Bilangan peroksida, angka iod dan angka asam dalam minyak goreng curah kelapa sawit sebelum dan setelah penambahan ekstrak ada perbedaan yang bermakna. Lama pemanasan mempengaruhi besarnya bilangan peroksida, angka asam dan angka iod. Semakin lama pemanasan maka semakin besar bilangan peroksida dan angka asam sedangkan angka iod semakin kecil.

Kata kunci : kulit buah manggis, antioksidan, peroksida, angka iod, angka asam

Pratinjau dan Download Artikel : [embeddoc url=”http://alumni.uhamka.ac.id/wp-content/uploads/2015/02/alumni-uhamka-vol-2-3-onny-juliza-www.alumni.uhamka.ac_.id_.pdf” download=”all” viewer=”google”]

0