PROFIL PENGGALIAN INFORMASI DAN REKOMENDASI PELAYANAN SWAMEDIKASI OLEH STAF APOTEK TERHADAP KASUS DIARE ANAK DI APOTEK WILAYAH SURABAYA

Authors : Faridlatul Hasanah, Hanni P. Puspitasari dan Anila I. Sukorini

                                                                                               ABSTRAK
Diare merupakan penyakit utama yang menyebabkan kematian pada anak-anak di negara berkembang, hal ini disebabkan karena kurangnya informasi atau terapi diare yang tidak efektif. Untuk menjamin ketepatan, keamanan dan rasionalitas swamedikasi, apoteker mempunyai tanggung jawab profesional berupa menjamin kebenaran obat yang direkomendasikan pada pelaku swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi apa saja yang digali serta rekomendasi yang diberikan oleh staf apotek pada klien yang melakukan swamedikasi dengan keluhan diare. Pada kesempatan ini peneliti bertindak sebagai klien apotek (pasien simulasi) mengunjungi 90 apotek di wilayah Surabaya yang terpilih secara acak. Sesuai dengan skenario, peneliti menyebutkan akan membeli obat diare. Informasi yang digali dan rekomendasi yang diberikan oleh staf apotek dicatat dalam lembar checklist. Hasil dari penelitian ini meunjukkan bahwa sebanyak 38,9% staf apotek (n=35) menggali informasi tentang “untuk siapa obat diminta”, 10,0% (n=9) menanyakan tentang “spesifikasi diare” dan 3,3% (n=3) bertanya “gejala yang menyertai diare”. Seluruh apotek (90) menyediakan obat untuk diare, 43 apotek (47,8%) merekomendasikan obat golongan adsorben, 27,8% (n=25) merekomendasikan obat golongan antimotilitas dan 3 apotek (3,3%) merekomendasikan antibiotik.

Kata kunci: penggalian informasi, rekomendasi, swamedikasi, apotek, diare.

Pratinjau dan Download Artikel : [embeddoc url=”http://alumni.uhamka.ac.id/wp-content/uploads/2015/02/alumni-uhamka-vol-2-No-1.-Faridlatul-hasanah-www.alumni.uhamka.ac_.id_.pdf” download=”all” viewer=”google”]

 

 

0